Terungkap! Begini Kejelasan Soal Rumor Agus Yudhoyono Bakal Nyalon Gubernur Jatim

Advertisemen
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ikut bersaing dalam bursa pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2017.

Putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berpasangan dengan Sylviana Murni.
Sayang, pasangan ini hanya bisa bertahan hingga putaran pertama pemilihan Cagub-Cawagub DKI.

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono (dua kiri) menggelar konferensi pers didampingi oleh Cawagubnya, Sylviana Murni (dua kanan), istri Agus Yudhoyono, Annisa Pohan (kiri), dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI periode 2014-2019, Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2015) malam. Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni menerima kekalahan mereka dari dua paslon lainnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat.

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono (dua kiri) menggelar konferensi pers didampingi oleh Cawagubnya, Sylviana Murni (dua kanan), istri Agus Yudhoyono, Annisa Pohan (kiri), dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI periode 2014-2019, Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2015) malam. Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni menerima kekalahan mereka dari dua paslon lainnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat. (The Jakarta Post/Donny Fernando)

Kalah dalam bursa pemilihan kepala daerah ibu kota, AHY digadang-gadang bakal maju dalam pemilihan kepala daerah Jawa Timur, 2018 mendatang.

Terlebih lagi, sejumlah ahli menyebut AHY memiliki potensi besar untuk memimpin daerah selain Jakarta meski kiprah politiknya terhitung masih sedikit.

Pendapat yang sama pun disampaikan oleh Ketua Kordinator Majelis Pusat Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), bidang Politik Dalam Negeri, Muhammad Qodari.

Qodari menyatakan peluang AHY untuk menang di pilkada Jawa Timur sangat besar.

Terlebih lagi, Soekarwo, Gubernur Jawa Timur saat ini juga dijagokan oleh Partai Demokrat.

"AHY kan orang Pacitan, Jawa Timur. Di Jawa Timur partai terbesarnya adalah Partai Demokrat. Dan Pakde Karwo adalah orang (Partai) Demokrat," ujarnya seperti yang dilansir dari Tribunnews.com.

Agus Harimurti Yudhoyono di masa kampanye saat jabat tangan pendukungnya.

Agus Harimurti Yudhoyono di masa kampanye saat jabat tangan pendukungnya. (INSTAGRAM/ANIYUDHOYONO)

Terkait hal ini, Soekarwo sendiri sudah angkat bicara.

Ia menyatakan hingga saat ini AHY belum mendaftarkan diri untuk maju dalam pilkada tersebut.

"Tidak, tidak, daftar saja belum, nanti saja. Kan sekarang ini masih tahun 2017," kata Soekarwo usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Kamis (16/2/2017).

Sementara itu, belakangan ini kejelasan soal 'nasib' politik AHY pun mendapat konfirmasi langsung dari pihak Partai Demokrat.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Roy Suryo menegaskan Agus tak akan maju dalam pemilihan kepala daerah manapun di tahun 2018 mendatang.

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono berpidato di depan simpatisan pemilih muda di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (17/12/2016). Dalam kampanyenya yang bertemakan Jakarta smart, creative, and green city, Agus Yudhoyono menjanjikan fasilitas koneksi internet gratis, murah, dan terjangkau di seluruh Jakarta.

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono berpidato di depan simpatisan pemilih muda di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (17/12/2016). Dalam kampanyenya yang bertemakan Jakarta smart, creative, and green city, Agus Yudhoyono menjanjikan fasilitas koneksi internet gratis, murah, dan terjangkau di seluruh Jakarta. (Repro/Kompas TV)

Roy pun mengatakan Agus tak akan maju dalam pemilihan kepala daerah lantaran ada tugas lain yang sudah menunggu.

"Nah pertanyaan menarik karena ada Agus Harimurti di sini. Apakah Agus diusung untuk pilkada? Jawaban dari Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Demokrat) tegas, tidak. Ada tugas yang lebih besar untuk mas AHY," kata Roy ditemui di Mataram, Minggu (7/5/2017), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Sayangnya, Roy enggan memberikan penjelasan lebih lanjut soal tugas besar yang akan dibebankan pada suami Annisa Pohan itu.

"Tugasnya apa? Tunggu nanti hasil dari sidang komisi-komisi pada saat Rapat Kerja Nasional," kata Roy.

Agus Yudhoyono dan SBY 

Agus Yudhoyono dan SBY (KALTIM.TRIBUNNEWS.COM)

Tak cuma itu, Roy pun disinggung soal kemungkinan AHY maju dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 mendatang.

Namun lagi-lagi, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu enggan terbuka.

"Nah itu nanti, tunggu saja. Saya tidak boleh mendahului sidang komisi, saya tidak boleh mendahului zaman. Mohon doa restu saja kepada masyarakat khususnya masyarakat NTB agar Rakernas berjalan lancar," kata Roy.

Sebelumnya, The Initiative Institute (TII) menggelar survei terkait nama yang digadang-gadang bakal menjadi calon Gubernur Jawa Timur.

Nama AHY pun mulai membayangi tokoh-tokoh lain seperti Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Popularitas Gus Ipul berada di urutan pertama dengan 82,8 persen, disusul Khofifah 81,4 persen, dan Risma dengan tingkat popularitas dan 75,4 persen.

Sementara AHY berada di posisi ke-empat dengan popularitas mencapai 40,2 persen.

Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 Geraba - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger