Gelar Aburizal Bakrie Sekarang Mentor Politik KMP

Advertisemen
Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Sohibul Iman sempat menyapa Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie dengan sebutan mentor politik KMP atau Koalisi Merah Putih (KMP).

Sebutan ini diberikan Sohibul Iman saat acara �pesan persatuan� yang diadakan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih Anies-Baswedan-Sandiaga Uno.
Adapun, Sohibul dan Aburizal hadir sebagai undangan dalam kegiatan tersebut.

Saat itu Sohibul Iman diberi kesempatan untuk berbicara di atas panggung.



Sejumlah tokoh sempat disapanya, seperti Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Saat menyebut nama Aburizal, Sohibul menyelipkan kata �mentor politik KMP�.

Ia mengatakan, jabatan itu diberikan Prabowo kepada Aburizal karena saat pembawa acara menyebutkan nama Aburizal, tidak disebutkan nama lembaga atau partai Aburizal berasal, atau posisinya saat menghadiri kegiatan itu.

Padahal, saat ini Aburizal merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, partai yang mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

�Beliau, Bang Ical (Aburizal), mentor KMP, Insya Allah. Ini tadi baru dikasih gelar oleh Pak Prabowo. Tadi MC tidak menyebutkan gelar apa jabatan dan posisinya, ya sudahlah mentor politik KMP saja,� ujar Sohibul Iman saat kegiatan yang berlangsung di Museum Bank Indonesia, Jumat (5/5/2017).

Secara terpisah, Prabowo juga menyinggung soal jabatan yang secara dadakan disematkan pada Aburizal.

Prabowo mengatakan, meskipun KMP telah bubar, akan tetapi Aburizal tetap menjadi mentor politik KMP.

�Mentor itu tidak akan hilang. Sekali mentor terus mentor, jadi enggak bisa mengelak Bang Ical,� ujar Prabowo diikuti tawa undangan yang hadir.

KMP merupakan koalisi yang dibentuk pada masa pemilihan presiden 2014.

Saat itu KMP yang salah satunya diisi oleh Partai Golkar sempat menyatakan diri mendukung pencalonan Prabowo sebagai calon presiden.

Seiring dinamika politik, Partai Golkar akhirnya keluar dari koalisi tersebut dan merapat mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Adapun pada Pilkada DKI Jakarta, Aburizal memutuskan mendukung Anies Baswedan- Sandiaga Uno, berbeda sikap dengan Partai Golkar.

Meski begitu, hingga saat ini Partai Golkar belum memberikan sanksi resmi kepada Aburizal yang berbeda pilihan dengan partai.
Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 Geraba - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger