Bukannya Imut, Vlogger Mirip Manga Ini Malah Terlihat Aneh, Berani Lihat?

Advertisemen
Seorang blogger dari Tokyo dikenal sebagai 2D babe membuat dirinya seperti keluar dari komik Jepang.

Wanita tersebut disebut sebagai 2D babe karena memiliki muka seperti karakter di kartun Jepang.
Wajah blogger tersebut mirip seperti Nozomi yang bermata besar dan berbentuk hati.

Meski terlihat sangat nyata dan tidak biasa banyak netizen yang tidak percaya wajahnya asli.

Banyak netizen mengira itu hanya sebuah editan saja.

Ada juga netizen yang menyebut itu bukanlah asli dan hanya operasi plastik.

Begini foto-fotonya yang dilansir TribunTravel.com dari laman Izismile.com.

1. Lihat posenya dari depan
2. Ini posenya dari samping
3. Berbagai pose wanita mirip manga
4. Saat mau makan
5. Coba cek sekali lagi
Nah, gimana, menurutmu alami atau operasi plastik wanita ini?

Simak juga ya perilaku buruk turis Indonesia saat liburan di Jepang.

Perilaku Buruk Turis Indonesia di Jepang

Masyarakat Jepang terkenal akan kedisiplinan dan kebersihannya.

Berbeda dengan di Indonesia, sebagian besar restoran atau warung makan di Jepang menerapkan konsep self service alias melayani diri sendiri.

Sehingga, tidak ada pelayan untuk membereskan sisa makan di meja pelanggannya. Pengunjung harus membereskan alat makan dan membuang sampah sendiri.

Ternyata tidak semua turis Indonesia yang berkunjung ke Jepang mengetahui akan hal ini.

Salah satu warga Indonesia, Tyas Palar, menulis status di halaman Facebook miliknya tentang kelakuan turis Indonesia di Jepang yang tidak patut dilakukan.

Berikutnya dalam beberapa hari, tulisan itu pun viral. Pantauan KompasTravel pada Sabtu malam, (22/4/17), postingan tersebut sudah dibagikan hampir 3.000 orang dan juga disukai lebih dari 3.000 pengguna Facebook.

Salah satu paragraf yang menjadi perhatian khusus adalah tentang rombongan turis Indonesia yang meninggalkan meja makan dalam keadaan kotor.

�Salah satu rombongan turis itu telah pergi, menyisakan meja yang berantakan seperti yang saya foto. Mungkin mereka berpikir ini seperti di Indonesia, akan ada pelayan atau petugas yang membersihkan. Padahal tidak ada,� tulisnya di halaman Facebook milik Tyas.

Setelah kejadian itu, Tyas menemukan kejadian yang hampir sama dilakukan oleh rombongan turis Indonesia yang pertama.

Pada kali kedua ini, ia menceritakan ada dua orang turis Indonesia yang meninggalkan sisa makan di meja.

�Salah seorang laki-laki tersebut berdiri, melangkah menjauh, meninggalkan serpihan sampah berupa robekan kertas, pembungkus sedotan, bon, dan entah apa lagi di atas mejanya,� lanjutnya dalam status Facebook Tyas.

Saat diwawancarai oleh KompasTravel, Tyas mengungkapkan kekecewaannya terhadap kelakuan turis-turis Indonesia di luar negeri. Ia bahkan tak menyangka bahwa status yang ia buat bisa menjadi viral.

�Saya tak menyangka status saya bisa seviral ini. Secara tiba-tiba akun saya kebanjiran request,� ujar Tyas kepada KompasTravel, Sabtu (22/4/17).

Tyas mengakui tidak semua rumah makan di Jepang yang tidak memiliki pelayan yang bertugas membersihkan meja.

�Tergantung rumah makan atau restorannya. Kalau restoran keluarga, seperti saizeriya atau resto sushi, resto mahal itu ada pelayan yang bereskan. Namun kalau restoran cepat saji, kafe, soba, udon, biasanya ada tempat untuk mengembalikan baki,� jelas perempuan yang menempuh studi di Jepang ini.

Oleh karena itu, lanjut Tyas, setiap masuk ke tempat makan di Jepang harus cek terlebih dahulu apakah ada tempat pengembalian baki atau tidak.

Jika iya, maka pelanggan harus membersihkan sendiri meja makan usai menyelesaikan makanannya.

Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 Geraba - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger